Wednesday, February 14, 2007

Learning

Kalo inget kata learning, pikiran tuh kadang langsung inget sama judul TA ku yang sejak November kemarin kulupakan (maaph ya Pa Husni (dosen pembimbingku-red)) :p ya, sejak wisuda saya terlepas dari yang namanya kehidupan kampus, walaupun tidak bener2 lepas karena masih ada kegiatan asistensi mata kuliah yang masih kulakukan.

Uhm, learning.. kalo diingat-ingat kegiatan belajar formalku dimulai di tahun ’88, saat itu aku dah masuk TK nol kecil dengan usia sekitar 3 tahun. Aku termasuk murid yang cukup cerdas karena pada saat itu aku sudah dapat membaca dan menulis, walopun masi aga2 balelol (gak lancar *sunda-red). Kegiatan belajar di TK cukup membuatku terkesan, terutama saat aku mengikuti pagelaran kesenian yang diikuti oleh sejumlah TK di semarang (saat itu aku masi tinggal di semarang). Saya masih ingat saat itu TK kami menyumbangkan sebuah lagu dan tarian “topi saya bundar”..lucuu..sekali…

Saya bersekolah di TK selama 2 tahun. Setelah itu saya sangat ingin langsung bersekolah di SD. Duuh…kayanya seneeeng deh kalo dah bisa pake seragam SD. Tapi sayangnya ketika itu SD di daerah saya tidak menerima siswa di berusia dibawah 6 tahun. Seperti diketahui, saat itu usia saya baru 5 tahun.. begitu saya mengetahui bahwa saya tidak diterima di SD, kontan saya sangat kecewa (hebat ya kecil2 dah bisa kecewa2an :p).. saya menangis dan berlari dari sekolah ke rumah..sampe mungkin saya pingsan..soalnya saat saya sadar saya dah ada di rumah, terbaring di kursi..gak nyadar gitu lo.

Melihat kekecewaan saya, orangtua saya langsung menghadap kepala sekolah. Saat itu kepala sekolah beralasan bahwa selain saya masih di bawah umur, jumlah kursi yang tersedia di kelas 1 itu kurang. Terinspirasi oleh hal itu orang tua saya langsung membeli kursi dan meja khusus agar saya bisa bersekolah….dan akhirnya kepala sekolah itu pun luluh..hurray!! akhirnya bisa sekolah juga ^_^ sontak kegembiraan membuncah dalam hatiku…

Belajar di SD ternyata sangat menyenangkan, terutama dalam hal bisa bermain dan jajan… duh dasar anak2! Kalo saatnya pelajaran olahraga, kami diajak berjalan ke bukit di dekat sekolah, maklumlah waktu itu aku tinggal di daerah yang jauh dari kota..mau ke sekolah aja ngelewatin sebuah jurang dan juga kandang sapi n angsa…pokoknya seneng lah kalo inget masa2 SD di kampong…pagi2 mampir minum susu di peternakan sapi, sore2 lari2 dikejar angsa…

Akhir caturwulan 1 tiba saatnya ku dibagi rapot, n hasilnya lumayanlah.. secara aku siswa terkecil tp aku bisa masuk 3 besar J tentu saja ini membuat gembira orangtuaku karna pengorbanan mereka beli kursi n meja khusus buatku tidak sia-sia..he..he…

Setelah satu caturwulan itu, Papap ternyata dipindahtugaskan ke Bandung… uhmmm… semuanya jadi ikut pindah juga…sedih..soalnya aku sudah sangat senang tinggal di semarang..tapi tak apalah mungkin di bandung aku bisa dapet temen n sekolah yang lebih baik lagi ;)

Btw, tau gak secara kedua orangtuaku asli Bandung, tp waktu itu aku logatnya jawa banget, medok gitu deh..maklumlah mulai belajar bicara kan di tanah jawa jadinya ya..keikutan juga..

Kehidupanku di bandung emang beda banget dengan di semarang, soale d bandung aku tinggal agak2 dekat kota gitu, ke sekolah aja musti naek jemputan..jarak sekolah-rumah emang jauh pisan disbanding waktu di semarang dulu. Trus yang gak kalah kagetnya, temen2nya pinter2..pas caturwulan dua aku langsung melorot ke sepuluh besar…ya..gapapalah..anggap aja adaptasi..

Kegiatan belajarku selanjutnya aku habiskan di bandung…SD-SMP-SMA-Kuliah…. Uhmm…enak si gak musti pindah-pindah..tapi ya mbok ya ada perubahan gitu.. angkot SMP-SMA-Kuliah aja gak ganti-ganti.. dari rumah naik ke arah kebon kalapa, dari kalapa naek dago..trus nyampe deh... bosen si, tapi ya dinikmati ajah :D

Begitulah..kegiatan belajar formal telah kuhabiskan selama 18 tahun…uhmm..bukan waktu yang sebentar… so, what’s the next?

Tuesday, February 13, 2007

Ceritaku..

Uhm..disadari atau tidak, wanita terkadang memiliki masa-masa sensitif dimana emosinya seakan tak terkontrol, perasaan cemas atau gelisah selalu menyelimuti, selalu terlihat murung, cepat marah, mudah tersinggung, mudah panik, hingga keadaan sedih yang seakan tak terbendung, dan pada akhirnya menangis….

Hal itu sempat kualami, dan rasanya…..hmm..bener-bener sangat tersiksa.. entahlah..pada saat itu sulit sekali berpikiran jernih, memandang hal-hal kecil menjadi persoalan besar.. sehingga sangat mudah marah dan menangis…tapi mungkin hanya diriku sendiri yang menyadari kemarahan dan tangisku itu… eh, plus orang-orang yg kuanggap jadi penyebab kemarahan dan tangisku, piis :p sabar aja ya...ini gak berlangsung lama koq ;)

Tapi hal ini benar-benar jadi peringatan yang keras buatku… saat aku begitu kecewa pada seseorang aku menyadari ternyata aku ini sedang melakukan perbuatan yang sangat tercela, tanpa kusadari aku telah menyekutukan 4JJI…karena aku berharap pada manusia..berharap pada makhluk 4JJI yang jelas-jelas sangat tidak sempurna…penuh dengan ketidakberdayaan..

Ketika kutumpahkan segala kekecewaan dan penyesalanku pada 4JJI akhirnya ku dapat kembali berpikiran jernih… karena ketika itu aku merasa begitu dekat dengan 4JJI, aku merasa semua persoalan adalah ujian dari 4JJI buatku…ujian yang jika ku dapat menghadapinya dengan baik maka 4JJI akan memberikan tempat yang lebih baik disisi-Nya…

Mengingat hal itu hatiku menjadi sangat tenang…duuh..betapa indahnya hidup ini jika selalu dekat dengan Sang Maha Pencipta…

Ya 4JJI…izinkanlah aku masuk ke syurgaMu sehingga ku dapat bertemu dan dekat dengan-Mu…

Wednesday, September 06, 2006

Alhamdulillah...

Alhamdulillah tahapan terakhir proses belajar selama 4 tahun sudah terlewati....
Kepada diri sendiri kuucapkan : Selamat memikul amanah baru!
Amanah yang sejak awal memasuki gerbang kampus telah dititipkan oleh bangsa ini kepada setiap mahasiswa...

Yaph! Semoga bisa menjalankan amanah baru dengan sebaik-baiknya...
Doakan ya kawan ;)

Thursday, August 03, 2006

Setelah Prasidang

Alhamdulillah.... akhirnya prasidang terlalui.. setidaknya tinggal satu langkah lagi menuju kelulusan.. untuk sidang nanti beberapa hal harus diperbaiki, walaupun tidak esensial :p

Setelah ini aku akan mencoba melakukan hal-hal baru, hal-hal yang tidak biasa atau jarang kulakukan.. mencoba mencari kesenangan baru..karena ternyata banyak hal yang tak kuketahui.. seolah dunia ini hanya sebatas penglihatanku saja..penglihatan yang hampir selalu melihat hal yang sama setiap hari...betapa sayang...

Kawan, ajaklah aku memandang duniamu, dunia yang tak kuketahui, sehingga aku bisa belajar darinya.. ajarkan aku bagaimana kau menghadapi duniamu... sehingga aku dapat mengetahui siapa dirimu...sehingga aku dapat mengetahui siapa diriku...

Begitu banyak hal yang tak kuketahui...
Kawan, beritahu aku

Jelang Prasidang

Jam menunjukkan pukul 9.31. kurang lebih tigapuluh menit lagi saya akan melalui 3/4 tahapan perjalanan tugas akhir saya...fiuhh...betapa perjalanan yang cukup melelahkan.. meskipun demikian banyak hal-hal menarik dan istimewa yang saya dapatkan dari perjalanan TA ini... :)

Ya, ternyata setiap langkah hidup kita memiliki dua sisi, bergantung bagaimana kita memandang sisi2 tersebut... hal baik bisa saja dipersepsikan sebagai hal buruk, begitu juga sebaliknya, hal buruk bisa saja dipersepsikan sebagai hal baik....

ya begitulah manusia..padahal seluruh skenario kehidupan kita merupakan hal terbaik yang dipersiapkan 4JJI untuk kita... permasalahannya bisakan kita memandang kehidupan ini tidak dengan pandangan dunia yang begitu rendah dan merendahkan.. melainkan dengan pandangan langit? memandang sebagaimana 4JJI memandang..subhanallah...

Ya 4JJI ajarkan diriku bagaimana cara-Mu memandang....

Sunday, July 16, 2006

Ternyata...

Apakah airmata hanya milik wanita?

Apakah kelembutan hanya milik wanita?

Apakah perasaan yang halus hanya milik wanita?

Apakah ........... hanya milik wanita?

Baru akhir-akhir ini aku menyadari bahwa pria pun menangis, pria pun memiliki kelembutan dan perasaan yang halus....maafkan aku yang telah begitu membedakan pribadi wanita dan pria...walau memang berbeda.

Satu hal yang kusadari adalah bahwa setiap manusia membawa bakat manusianya... airmata, kelembutan, dan perasaan...dimiliki oleh manusia...tak membedakan apakah ia wanita atau pria..

Terinspirasi oleh seorang teman...

Menikmati Kebahagiaan Orang Lain

“Kita itu terkadang senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang”

Itu suatu pernyataan yang diungkapkan Aa Gym pada ceramahnya yang tampak diamini oleh para jama’ah…

Betulkah demikian? Kalo kita berkaca pada diri kita, mungkin terkadang hal itu benar adanya… seringkali diri kita ingin menjadi yang terbaik, dan manakala ada yang bernasib lebih baik maka timbul perasaan tidak senang… sebaliknya apabila ada teman yang mendapatkan musibah terkadang timbul rasa senang- na’udzubillahi mindzalik…..

Tapi ada suatu hal yang mungkin sulit dilakukan, tapi betapa ni’matnya ketika kita dapat melakukannya… Yaph!! Belajar menikmati kebahagiaan orang lain… bagaimana caranya?

Sederhana saja, bayangkan apabila kita mendapatkan suatu kebahagiaan, tentunya kita ingin orang lain turut merasakan kebahagiaan kita…memberikan ucapan selamat dengan tulus, dan mendoakan agar kebahagiaan tersebut berlimpah… nah, lakukanlah hal tersebut untuk teman kita yang mendapatkan kebahagiaan tersebut… terasa sangat indah…. Daripada mendengki yang malah akan mengotori hati kita dan menumbuhkan dosa baru, lebih baik kita turut bahagia….selain akan terasa sangat lapang..sangat ringan…, diri kita pun akan mendapatkan pahala karena telah menyenangkan orang lain…

Yang dibutuhkan adalah menumbuhkan empati dan membiasakan hal tersebut…insya4JJI hidup ini akan terasa lebih indah…

Yakinlah bahwa rezeki tidak akan pernah tertukar, apa yang kita dapatkan itu adalah rezeki kita, dan apa yang teman kita dapatkan itulah rezekinya… jangan pernah ragu akan kebijaksanaan 4JJI…

Yaph..belajarlah menikmati kebahagiaan orang lain.